Arkasala Dot Net
Archives
Categories
Photos
aiko 1
Pantai Papuma
Phuntuk Setumbu

Lensa Fix Nikon AF 50mm f/1.8D

Lensa Fix Nikon AF 50mm f/1.8D adalah lensa kedua saya setelah Lensa Kit Nikon 18-55mm. Lensa ini termasuk lensa termurah di jajaran lensa Nikon bahkan lebih murah dari harga satuan lensa kit itu sendiri. Di sistem Canon juga ada lensa serupa dan saya sudah pernah mengulasnya di sini.

Ada dua jenis lensa yang memiliki ukuran focal dan diafragma yang sama di Nikon yang sistem focusingnya bersifat auto. Pertama yang berlabel AFS dan yang kedua yang berlabel AFD. Perbedaannya kalau AFS memiliki motor auto fokus di tubuh lensa, sedangkan AFD adalah termasuk jajaran lensa lawas yang tidak memiliki motor sehingga untuk menggerakannya harus dari body kamera. Kebetulan kamera saya adalah Nikon D7000 sehingga dapat menggunakan lensa AFD karena D7000 menggerakan auto focusnya di body kamera. Di sisi lain saya memilih lensa ini karena bisa mengirit selisih 1 jutaan rupiah dibanding lensa dengan ukuran serupa yang berjenis AFS.

Lensa ini cukup kokoh dan asyik dilihatlah :lol: .

Lensa fix nikon 50mm f/1.8d

Selain itu ada beberapa pendapat kalau lensa fix memiliki ketajaman yang lebih baik dibanding lensa zoom. Konon lensa ini cocok untuk potrait. Walau di sisi lain saya masih mendambakan lensa fix yang berukuran 85mm yang konon lebih sempurna untuk potraits.

Lantas dari ketajamannya ? … Jujur saya suka banget pada detil yang dihasilkan sama lensa yang sekali lagi termasuk paling murah. Saya pikir hasil yang diperoleh melebihi beberapa kali lipat dari harga yang dikeluarkan. Sehingga konon lensa ini juga termasuk lensa wajib yang dimiliki oleh pemilik DSLR walau saya percaya tak ada lensa wajib dalam dunia fotografi.

Lensa fix nikon 50mm

Contoh jepretan Newbie menggunakan lensa Nikon AF 50mm f/1.8 D sewaktu Kopdar dengan Para Kumendan semalam di Galaxi.

Namun begitu, sebagai pemula ijinkan pula untuk memberikan saran. Jika memang ketertarikan pada memotret orang atau candid serta keinginan belajar memotret dengan banyak berpindah karena tidak terjangkaunya ukuran lensa, maka pilihlah lensa fix. Saya yakin dari sisi hasil tidak akan kecewa. Dan bagi pengguna Nikon yang memiliki motor autofokus di bodi, Lensa Fix Nikon AF 50mm f/1.8D ini adalah salah satu pilihan yang terbaik dengan harga yang murah meriah.

Kawan-kawan punya pendapat lain ?

14 Comments:
Pakde Cholik says:

Mantap hasilnya kang
hatur nuhun
Salam hangat dari Surabaya

—————

Sama-sama Pakde happy
Salam hangat juga untuk keluarga.

Jadi pengin belajar motret om
ajari donk
salam

————–

Ayuk hunting bareng, kan ada kamera baru Mbahkung hee hee

saya punya pendapat, fotonya kereenn.. thumbs up

terimakasih sarannya kang.. masih hrs belajar heula, baru nambah lensa lagi.

—————

Makasih Bundo atas apresiasinya ….
Tapi yang wide itu harus lho Bun .. asyik punya keknya
hee hee

Mickeynya imut happy loh komennya ngawur ya kang ehehe

Jangan bosen ngajarin yach kang … big grin

————-

Semoga aku juga gak bosen belajar motret laughing

yuniarinukti says:

Pendapat saya sih foto2 nya kang yayat bagus banget.. *biarin dibilang pendapat pasaran* big grin

————–

He he makasih Yun happy

para kumendan itu bagus fotonya…sekelilignya gelap, jadi fokusnya cuka ke deliau2 itu ya

—————-

Kebetulan juga malam .. flashnya kecil ditambah vignet olahan di lightroom hee hee

Rano Karno says:

Saya juga punya pendapat, fotonya kerenn. Dan, selamat atas lensa barunya big grin

—————-

Terima kasih atas apresiasinya suhu laughing

Nenek Yang Di Pojokan Itu @ arkasala (dot) net says:

[...] Nikon D7000, Lensa Nikon 50mm f/1.8D, ISO 100, kecepatan 1/160 pada [...]

Menjajal Lensa Fix Nikon AF 50mm f/1.4D @ arkasala (dot) net says:

[...] sisi harga hampir 2,6 kali dari harga lensa fix Nikon AF 50mm f/1.8D yang lebih ekonomis namun tentunya ketika saya lihat di sebuah toko, harga ini jauh lebih murah [...]

Artikel yang sangat berarti bagi saya mas…thanks. Salam sukses…

mas knapa ya settingan “AF- area mode” saya disable ? saya pakai lensa fix f1.8 D di nikon D90. mohon petunjuknya… i’m newbie.

Coba diafragmanya yang manual di lensa diset ke yang warna kuning bukaan terkecil (angka besar –> f22 kalo gak salah karena saya gak gunakan lensa ini lagi). TKs

Saya juga sedang eksplorasi habis-habisan lensa ini, sekalian belajar dapet bokeh : http://rezapahlevi.tumblr.com/post/63258802142/belajar-bokeh-kamera-mengunakan-lensa-fix-nikkor

Top! Copyright © Arkasala Dot Net
Social Links:
GOOGLEPLUS
RSS
FACEBOOK
TWITTER
FLICKR
SKYPE
free hit counter